[ENG/IND] The Recycle Bin Of Life

IMG_0216[ENG] So, one fine afternoon when I was looking at my computer, i looked at the recycle bin on my desktop and suddenly i felt the Holy Spirit urged me to write about this recycle bin. About this recycle bin actually i have wondered for quite some time, how come this recycle bin always looked full even though there’s only 1 file deleted inside. I suppose you’ll be asking why am i even need to wonder about this? Well, i am that kind of woman who always wants everything on place. I cleaned the recycle bin often (and still wondering if it’s a good thing or not haha).

The first thing i did was to look deeper about this “recycle” word itself. Recycle according to google is : covert (waste) into reusable material / return to a previous stage in a cyclic process. The synonyms of Recycle are Reuse, Reclaim, Recover, Reprocess, etc.

Have you ever wondered why it’s not called maybe a waste bin? After all, it’s filled with the things we don’t need any more or as we called as waste. And the funny thing about the recycle bin is that there’s always a “Restore” option on every file we’ve deleted. Why is it not listed as “Recycle” instead? It is a recycle bin after all, right? And to answer them, i think we need to have an interview session with the Windows maker, but what i want to do here Is to relate them to our life. Because there are a lot of revelations behind all these questions.

Whatever you throw into the recycle bin could always be restored

There are so many things on our life that we throw away. Let say, some past? Sad moments? Or even forgiveness? Whatever you throw away, good or bad thing could always be restored some day. Restore means return to a former place at it’s position.  But don’t forget that there is always a due date for how long you could keep the files on the recycle bin. As long as you live, you could always restore some of the things you’ve thrown away, but when your time is up – all the files that you’ve thrown off your life would be deleted forever and no way to restore anymore.

Usually we’ll restore some files only when we need them or when we’ve finally realized that we’ve made a mistake by throwing it away. And usually what we do with the files after we restored them is reusing them. We would then edit some of it and recover them to be a brand new file that is useful to us now.

Whatever you restore could always be reuse, reclaim, recover and reprocess

Some people throw away their dark moments, while others throw away the right things they should do. Let me say that it isn’t always a bad thing that we throw away, sometimes some of them are the good things we should keep. That’s why there is a recycle bin, so we could restore some of the good and bad things we’ve thrown away. Why bad things should sometimes be restored? Because with the power of God, all of your bad things (bad habits, bad decisions, etc) and dark moments could actually be reused, reclaimed, recovered and reprocessed to become a brand new thing for your life.

Let’s take me as an example, I was born from a broken family. I hated my father and his evil concubine enough to didn’t want to meet them and even cursed them to the worst. I think the world would agree with me hating them if they knew what they have done to my mother and me. I put them at the last of my recycle bin. I tried so hard to throw away my past and not just the past, all the love – forgiveness- joy – peace are all included without my conscience to the most hidden corner. But i know now that it was never really deleted out of my life – it just being kept on some recycle bin on my life that sometimes it would out to the surface and brought with it a whole feelings i’ve tried to avoid. Up until i receive the salvation from Jesus Christ that i was able to forgive them, God touch me with His gentle love and enabled me to forgive and not just to forgive but to love my father and even his new family again. The files i deleted has now restored, reused, reprocessed and recovered. I was never in this peace when i tried my best to throw the files away like when God edited all the files to be a brand new thing. Thanks to The Lord that He restored and reused my past as a strength for me today.

Why it is a recycle bin and not a waste bin

Simple, because none of the moments of our life is a waste. God even says that our life is honored and precious.

“Because you are precious in My eyes, and honored, and I love you, I give men in return for you, peoples in exchange for your life.” (Isaiah 43:4)

For we believe that everything happens for a reason, for God’s particular reason. It is our choice to throw some of the things that we thought it’s not good for us to the recycle bin but He will always offer us the option to restore and help us to edit them. He is not a God that will allow us to live under shadows, He is God who sets His people free. God who’s driven out His people out from Egypt 2.000 years ago is the same God who will set us free today. We just need to let His hands open and restore whatever that is in our recycle bin.

Last words from me is that, no matter how many files you throw away, 1 file is enough to fill it to the full. Don’t throw them to the recycle bin, but reuse them, edit them to be a brand new file that will be useful for your life. Because keeping them on the recycle bin will not end your story, it will only come back with it’s full force to crush you. Let God edit the darkest things you’ve been trying to throw away and create for you a happy ending story.

_______

IMG_0216[IND] Di satu siang ketika Saya memperhatikan komputer, Saya melihat menu Recycle Bin di desktop dan tiba-tiba Roh Kudus mendorong Saya untuk menulis mengenai Recycle Bin ini. Mengenai “Tempat Daur Ulang” ini sebenarnya telah membuat Saya penasaran cukup lama dengan pertanyaan kenapa Recycle Bin ini selalu terlihat penuh walaupun di dalamnya hanya ada 1 file yang terhapus. Anda mungkin akan bertanya kenapa Saya bahkan penasaran akan hal seperti ini. Mungkin karena Saya termasuk orang yang selalu ingin segalanya pada tempatnya, ya Saya sering membersihkan recycle bin Saya (entahlah apakah ini baik atau tidak, haha)

Hal pertama yang Saya lakukan saat menulis ini adalah melihat lebih dalam mengenai arti kata “Recycle” atau “Daur Ulang” ini sendiri. Dalam terjemahan bahasa inggris di google, Recycle dapat diartikan sebagai merubah “sampah” menjadi hal yang dapat digunakan kembali / kembali pada proses tahap pertama proses daur ulang. Sinonim dari kata ini adalah Reuse (digunakan kembali), Reclaim (diklaim kembali), Recover (dipulihkan kembali), Reprocess (diproses kembali), dll.

Pernahkah Anda penasaran kenapa kita tidak menyebutnya mungkin sebagai Waste Bin (Tempat Sampah)? Toh, semuanya kita isi dengan hal-hal yang tidak lagi kita butuhkan atau yang dapat kita sebut sebagai sampah. Dan uniknya mengenai Recycle Bin ini adalah selalu adanya opsi Restore dalam setiap file yang telah hapus dan buang ke dalamnya. Kenapa tidak ditulis sebagai “Recycle”? Bukankah ini adalah “Recycle Bin”? Dan mungkin untuk menjawabnya, kita butuh mengadakan interview khusus dengan pencipta Windows ini. Tetapi yang saya ingin lakukan hari ini adalah menghubungkan Recycle Bin ini dengan kehidupan kita. Karena ada banyak sekali pewahyuan dari semua pertanyaan di atas.

Apapun yang Anda buang dalam Recycle Bin selalu dapat di Restore (kembalikan)

Ada banyak hal dalam hidup ini yang kita buang. Bisa jadi itu masa lalu? Kenangan buruk? Atau mungkin pengampunan? Apapun yang Anda buang, baik atau buruk selalu dapat dikembalikan suatu hari nanti. Restore (mengembalikan) berarti mengembalikan ke tempat semula di posisi semula. Tetapi jangan lupa bahwa selalu ada tenggat waktu nya untuk menyimpan file dalam Recycle Bin. Selama kita hidup, kita akan selalu dapat membuka dan mengembalikan kembali apa yang telah kita buang, tetapi ketika waktu kita telah habis di dunia ini – segala hal yang telah kita buang akan terbuang selamanya dan tidak mungkin dapat dikembalkan lagi.

Biasanya kita mengembalikam file yang telah terhapus saat kita tiba-tiba membutuhkannya atau saat kita sadar bahwa kita telah melakukan kesalahan dengan membuang file tersebut. Dan biasanya apa yang kita lakukan dengan file tersebut setelah dikembalikan (restore) adalah kita menggunakannya kembali dengan mengedit dan “memulihkan / membenarkan” file tersebut sehingga membuatnya menjadi sebuah file baru yang berguna untuk kita sekarang.

Apapun yang Anda Restore dapat selalu Anda gunakan, klaim, benarkan dan proses kembali

Beberapa orang membuang kenangan tergelap mereka, sementara yang lainnya mmebuang hal-hal benar yang seharusnya mereka lakukan. Ijinkan Saya berkata bahwa tidak selalu merupakan hal buruk yang kita buang, bahkan beberapa diantaranya sebenarnya adalah yang harusnya kita simpan. Itulah sebabnya ada yang disebut dengan Recycle Bin, sehingga kita dapat selalu mengembalikan hal baik ataupun buruk yang telah kita buang. Kenapa hal buruk terkadang harus kita kembalikan? Karena dengan kuasa Tuhan, segala hal buruk (kebiasaan buruk, keputusan buruk, dll) dan kenangan tergelap kita dapat dirubah dan dipulihkan menjadi sebuah hal baru yang berguna dalam hidup kita.

Ambil cerita Saya sebagai contoh, Saya terlahir dalam sebuah keluarga yang berantakan. Saya dahulu membenci ayah saya dan WIL nya sampai dimana Saya putuskan untuk tidak bertemu dan mengutuki mereka. Saya rasa dunia akan setuju dengan apa yang Saya lakukan jika dunia tahu apa yang telah mereka lakukan terhadap ibu Saya dan Saya. Saya meletakkan mereka di dasar terdalam Recycle Bin Saya. Saya berusaha keras untuk membuang masa lalu Saya dan tidak hanya masa lalu itu, ternyata segala kasih – pengampunan – sukacita dan damai sejahtera juga ikut terbuang secara tidak sadar. Tetapi hari ini Saya tahu bahwa hal tersebut yang Saya buang tidak pernah terhapus secara sempurna dalam hidup Saya – hanya tersimpan disuatu tempat dalam Recycle Bin ini sehingga hal tersebut sering muncul ke permukaan dengan membawa segala perasaan yang selama ini selalu saya coba untuk hindari. Sampai dimana saya menerima keselamatan dari Tuhan Yesus lah saya sanggup untuk megampuni mereka, Tuhan menyentuh Saya dengan kasihNya dan memampukan Saya untuk bukan hanya mengampuni tetapi juga mengasihi mereka. File yang saya hapus dan buang sekarang telah di kembalikan, digunakan, diproses ulang dan dipulihkan. Saya tidak pernah merasakan damai sejahtera saat Saya berjuang untuk membuang masa lalu itu seperti sekarang ketika Tuhan meng-edit file Saya dan membuatnya menjadi file yang baru. Puji Tuhan, Dia telah melakukan restore dan reuse pada masa lalu Saya untuk menjadikannya sebuah kekuatan bagi Saya hari ini.

Kenapa disebut Recycle Bin (Tempat Daur Ulang) dan bukan Waste Bin (Tempat Sampah)

Sederana, karena tidak ada satu momen dalam hidup Kita yang adalah sampah tak peduli seberapa gelap dan kotornya itu. Tuhan bahkan berkata bahwa hidup Kita berharga di mataNya.

“Oleh karena engkau berharga di mata-ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau, maka Aku memberikan manusia sebagai gantimu, dan bangsa-bangsa sebagai ganti nyawamu.” (Yesaya 43:4)

Karena Kita percaya bahwa segala sesuatu terjadi untuk sebuah tujuan dan alasan, yaitu tujuan spesifik dari Tuhan. Keputusan Kita lah untuk membuang beberapa hal yang Kita anggap tidak baik untuk Kita tetapi Dia akan selalu menawarkan pilihan untuk Restore dan menolong Kita merubahnya. Dia bukanlah Allah yang akan membiarkan kita hidup di bawah bayang-bayang, Dia adalah Allah yang memberi kebebasan dan yang memerdekakan. Allah yang menuntun umatNya keluar dari Mesir 2.000 tahun lalu adalah Allah yang sama yang akan membebaskan Kita hari ini. Kita hanya perlu membiarkan tanganNya membuka dan mengembalikan segala yang tersimpan dalam Recycle Bin Kita.

Kata-kata terakhir dari saya adalah tidak peduli berapa banyak file yang Anda buang, 1 file saja cukup untuk membuatnya penuh. Jangan membuang mereka dalam Recycle Bin, tapi gunakan kembali, edit kembali untuk menjadikannya sesuatu yang baru yang dapat berguna dalam hidup Anda. Karena menyimpannya dalam Recycle Bin tidak akan mengakhiri cerita Anda, tetapi hanya akan membuatnya kembali dengan kekuatan penuh untuk menghancurkan Anda. Ijinkan Tuhan meng-edit hal tergelap yang selama ini Anda simpan dan buang untuk menciptakan sebuah akhir cerita yang indah bagi Anda.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s