[ENG/IND] Controlling Your Mind / Menguasai Pikiran

IMG_0503[ENG] Mind is one of God’s gift to all human beings. We as human has the most complex mind than the other living beings. As someone who has the most complex mind, we will face 2 screens every day. We are flooded with the good and bad thoughts in almost everything we’re facing. But the good news is, you can actually choose which one you’d like to go with

When i went to Singapore, i always took MRT to wherever i go. Taking MRT in Singapore was a really unique experience. Everybody seems to be in hurry, they walk faster and even the train seems to be so fast in opening and closing the door. Every platform / station has so many direction that’s marked by color line. For example, The Green line will take you to the Changi Airport as the final destination while The Red line will take you to the Marina Bay Sands. You will be confused maybe at your first time when you see all the lines and directions. But once you slow down and start to learn all the lines and maps, you’ll understand about which line you should take.

Christine Caine , one of my favorite preacher once said that our mind is like a platform. Imagine a platform that’s always filled with trains and lots of people wandering around inside.  Everyday, that platform is bound with tight schedules so every trains will come and go according to its schedule and destination. We will always know where our destination is or at least which destination that we want to reach. The problem is when we take the wrong train. The time you take the wrong train, you will be trapped inside and followed to wherever it’s going, the train wouldn’t stop until the next station which is the opposite of your destination. As a result you will arrive at the opposite direction that turns out getting you further to your final destination.

D E F I N E   Y O U R   D E S T I N A T I O N

To control your mind, first you have to define your destination. I was a broken home kid, there will always be 2 destinations for me, first is to picture my self build a happy family or to picture every family is the same ruined, and by that, there are always 2 choices i need to make : to live in hatred or joy – to hate or to forgive – to live lonely or to break the curse. Where is your final destination? Is it healing? Is it success? Is it happiness? Is it bright future? Everything start from the inside, wrong destination won’t get you to the right train, and a wrong train won’t get you to the right destination.

Another example is for they who are maybe expecting a child in their family, there will always 2 destinations in mind : to picture your self having babies or to picture yourself doomed by not having the baby. And then you will be faced with 2 choices : to keep believing or to give up, to be scared or to feel secured, to be intimidated by people or to smile joyfully, to feel useless or to proof that God’s purpose for you is better than what people expect for you, to make that child your standard of happiness or to make your life as happiness.

11 For I know the plans I have for you,” declares the Lord, “plans to prosper you and not to harm you, plans to give you hope and a future. (Jeremiah 29:11)

What is your destination? Define it and after that let’s choose the right train.

C H O O S E   T H E   R I G H T   T R A I N

As a mind is a platform, it means there will be so many trains that will come and go. The trains are the screens i have talked about earlier. There will always be 2 sides of trains that’s coming to your platform. The evil will always ride his train to your platform showing you the screens of fear, anxiety, condemnation, judgement, doubt, distress, anger, intimidation, bad thoughts, lies, slander, and all evil thoughts. His train could come in slow or fast, beware of the bad thoughts. Once you decide to take the train with him, you will only get further from your destination.

But there it is, the other train that offers you joy, courage, faith, hope, love, rest, power, affirmation, peace, comfort and light. This is the train from God. Sometimes, this train looks harder to be reached – but actually this is a lot comfortable that the first train. Once you decide to take this train, there will be no more fear or anxiety. You’ll have rest to surrender, you’ll have courage to hope again, you’ll have power to be renewed, love to be felt, faith to be grown and joy to be enjoyed.

Choose to don’t believe any pictures showed from the first train. Are you being showed with a broken future? An unending burden or sickness? Sadness? – Refuse to believe those pictures in your mind! Those are lies and slander! Don’t take the wrong train by believing what the evil is showing you. Don’t be silence and accept them all – rebuke it in Jesus name!

Finally, brothers and sisters, whatever is true, whatever is noble, whatever is right, whatever is pure, whatever is lovely, whatever is admirable—if anything is excellent or praiseworthy—think about such things. (Philippians 4:8)

Take the right train with God. Isn’t it better to hope on the Light than the darkness? You’ll actually make the same effort which is to brace your heart to believe again. Too many people thought that it is harder to hope than to give up, let’s break this! For me, it is a lot harder to give up, why? Because everything doesn’t end in giving up – once we give up, all the evil thoughts will consume us even more. So, if you will end in darkness by giving up, why not hoping in the Light instead? – Refuse all the bad lies pictures on your mind and start believing or making a faith picture, hope picture, happiness picture. Picture yourself in goodness, healing, and joy. Nobody wants a bad selfie when it’s comes to photography, so why we want to believe in a bad picture of our future? Delete the bad photos and let’s start taking a new one 🙂

_______

IMG_0503[IND] Pikiran adalah salah satu anugrah Tuhan bagi semua manusia. Kita sebagai manusia memiliki pikiran yang lebih kompleks dari makhluk hidup lainnya. Dan sebagai seorang yang memiliki pikiran yang kompleks, Kita akan selalu diperhadapkan dengan 2 layar setiap harinya. Kita akan dibanjiri dengan pikiran yang baik dan buruk dalam hampir seluruh yang kita alami.

Berita baiknya adalah, Anda sesungguhnya mampu membuat pilihan bersama siapa Anda ingin berjalan.

Ketika Saya mengunjungi negara Singapore, Saya selalu menggunakan MRT kemanapun Saya pergi. Menaiki MRT di Singapore merupakan pengalaman yang sangat unik. Semua orang terlihat sedang terburu-buru, mereka berjalan cepat dan bahkan kereta MRT sendiri menutup dan membuka pintunya dengan cepat. Setiap stasiun memiliki banyak sekali jalur tujuan yang ditandai dengan garis berwarna. Contohnya saja, warna hijau akan membawa Anda ke Changi Airport sebagai destinasi akhirnya sedangkan warna merah akan membawa Anda ke Marina Bay Sands. Mungkin Anda akan sedikit bingung dalam kunjungan pertama Anda, namun ketika Anda berdiam sejenak mempelajari segalanya, maka Anda akan mulai mengerti jalur mana yang harus Anda ambil.

Christine Caine , salah satu pengkotbah favorit saya pernah mengatakan bahwa pikiran sama seperti Platform / Stasiun. Mari bayangkan sebuah stasiun yang selalu dipenuhi oleh kereta dan orang banyak yang berlalu-lalang. Setiap hari, stasiun tersebut sudah terikat dengan jadwal yang padat sehingga setiap kereta akan datang dan pergi sesuai dengan jadwal dan destinasinya masing-masing. Kita akan tahu kemana destinasi yang ingin kita tuju sebenarnya. Tapi masalahnya adalah ketika menaiki kereta yang salah. Waktu dimana Anda salah menaiki kereta, Anda akan terjebak di dalamnya dan mengikuti kemana dia pergi, kereta tersebut tidak akan berhenti sampai stasiun berikutnya yang berlawanan dari destinasi Anda. Akhirnya Anda akan tiba di arah berlawanan yang membuat Anda semakin jauh dengan destinasi Anda.

T E N T U K A N   D E S T I N A S I   A N D A

Untuk menguasai pikiran Anda, pertama yang harus Anda lakukan adalah menentukan destinasi / tujuan akhir Anda. Saya terlahir dari keluarga yang berpisah, selalu ada 2 destinasi untuk saya, pertama adalah membayangkan diri Saya membangun keluarga yang bahagia atau membayangkan semua keluarga sama hancurnya. Dari sini akan selalu ada 2 pilihan : untuk hidup dalam kebencian atau dalam sukacita – membenci atau memaafkan – hidup menyendiri atau hidup mematahkan kutuk tersebut. Dimanakah ujung destinasi Anda? Apakah itu kesembuhan? Apakah itu kesuksesan? kebahagiaan? masa depan cerah? Segalanya dimulai dari dalam keluar, destinasi yang salah tidak akan membuat Anda menaiki kereta yang tepat dan kereta yang salah tidak akan menibakan Anda ke destinasi yang Anda inginkan.

Contoh lainnya mungkin adalah bagi mereka yang sedang mengharapkan kehadiran buah hati dalam keluarga mereka, akan selalu ada 2 destinasi: membayangkan dirinya memeluk sang bayi atau hidup menderita tanpanya. Kemudian muncullah 2 pilihan : untuk tetap percaya atau menyerah, untuk takut atau merasa aman, untuk terintimidasi oleh orang lain atau tersenyum bahagia, untuk merasa tidak berguna atau membuktikan bahwa rencana Tuhan adalah lebih baik dari apa yang di ekspektasikan orang lain untuknya, untuk membuat anak itu sebuah standar kebahagiaan atau membuat hidupmu sendiri sebuah kebahagiaan.

11 Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. (Yeremia 29:11)

Apakah destinasi Anda? Tentukan dan kemudian mari kita pilih kereta yang benar.

P I L I H L A H   K E R E T A   Y A N G   T E P A T

Pikiran Kita ibarat sebuah stasiun, artinya akan ada banyak kereta yang datang dan pergi. Kereta-kereta itu adalah layar yang Saya sebutkan di awal. Akan selalu ada 2 sisi kereta yang akan datang ke stasiunmu. Si jahat akan selalu mengendarai keretanya ke stasiun Anda memperlihatkan layar-layar ketakutan, kekuatiran, penghakiman, tuduhan, keraguan, beban, amarah, intimidasi, pikiran buruk / jahat, kebohongan, fitnah dan pikiran iblis lainnya. Keretanya dapat datang perlahan ataupun cepat, waspadalah akan pikiran-pikiran jahat itu. Sekali Anda memutuskan untuk menaiki keretanya, Anda hanya akan berjalan menjauhi destinasi Anda.

Tetapi di sana ada kereta lain yang menawarkan Anda sukacita, iman, harapan, kasih, kekuatan, damai sejahtera, peneguhan, ketenangan dan terang. Inilah kereta dari Tuhan. Terkadang kereta ini terlihat lebih sulit untuk di naiki – tetapi sesungguhnya kereta ini jauh lebih nyaman daripada kereta pertama. Sekali Anda memutuskan untuk menaiki kereta ini, tidak akan ada lagi ketakutan atau kekuatiran. Anda akan memiliki ketenangan untuk berserah, keberanian untuk berharap kembali, kekuatan untuk dibaharui, kasih untuk dirasakan dan sukacita untuk dinikmati.

Pilihlah untuk tidak percaya pada gambar-gambar yang ditawarkan oleh kereta pertama. Apakah Anda sedang ditampilkan layar yang memperlihatkan masa depan yang hancur? Penderitaan atau kesakitan yang tak ada habisnya? Kesedihan? – Tolak untuk percaya pada gambar-gambar tersebut dalam pikira Anda! Semua itu adalah sebuah kebohongan dan fitnah yang ditawarkan! Jangan menaiki kereta yang salah dengan mempercayai apa yang diperlihatkan oleh si jahat. Jangan berdiam diri dan menerima semua itu – tolaklah dalam nama Yesus!

Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci , semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. (Filipi 4:8)

Naikilah kerena yang tepat bersama Tuhan. Bukankah lebih baik untuk berharap dalam terang daripada kegelapan? Anda sebenarnya akan memiliki usaha yang sama untuk keduanya yaitu menyiapkan hati untuk percaya kembali. Terlalu banyak orang yang berfikir bahwa adalah lebih sulit untuk berharap daripada menyerah, mari Kita patahkan ini! Bagi Saya, adalah lebih sulit untuk menyerah, mengapa? Karena semuanya tidak berakhir saat kita menyerah – sekali kita menyerah, seluruh pikiran jahat yang gelap itu akan memenuhi hidup Kita lebih dalam lagi. Lalu, jika Kita akan berakhir dalam kekelaman dengan menyerah, kenapa Kita tidak berharap saja dalam Terang? – Tolak seluruh layar kebohongan dalam pikiranmu dan mulailah percaya pada layar iman, layar pengharapan, layar sukacita. Gambarkan diri Anda dalam kebaikan, pemulihan dan sukacita. Tidak ada orang yang ingin selfie yang buruk ketika berfoto, bukan? Lalu mengapa Kita malah percaya pada gambar buruk mengenai masa depan Kita? Hapus segala gambar yang buruk dan mulailah mengambil gambar yang baru 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s