Pro dan Kontra gulgar pasa bayi

414963C5-C18D-48C1-A958-D53F365E125D

Salah satu topik yang masih pro kontra dalam dunia MPASI tentunya adalah mengenai gula dan garam pada bayi. Jadi manakah yang benar? Gulgar pada bayi dibawah usia 1 tahun apakah boleh atau tidak?

Hari ini saya mau mencoba membahas topik ini dari dua sisi ya moms. Nantinya mengenai keputusan memberikan gulgar pada si kecil tentu ada di tangan masing-masing moms. Tapi coba yuk kita lihat bagaimana sih uraian yang menyatakan gulgar tidak boleh dan yang boleh.

TIM KONTRA
Terlalu banyak kadar garam dalam tubuh bayi bisa menyebabkan kerja ginjal menjadi berat. Hal ini bisa meningkatkan risiko hipertensi dan penyakit ginjal di saat dewasa.

Kebutuhan garam pada bayi kurang dari 1 gram per hari. Sementara di dalam ASI ataupun susu formula, terdapat 0.4 gram kandungan sodium yang sebenarnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan hariannya.

Gula yang dimaksud ialah gula buatan yang dibuat lewat proses kimiawi seperti gula pasir, atau gula pada makanan kemasan. Konsumsi gula jenis ini berbahaya untuk si kecil karena alasan sebagai berikut:

  • Gula dibuat dengan melalui berbagai tahap penyulingan di pabrik dan menggunakan bahan kimia yang bisa berbahaya untuk bayi
  • Konsumsi gula di usia dini bisa menyebabkan kerusakan pada gigi
  • Kadar gula yang tinggi di dalam darah bisa menyebabkan melemahnya sistem kekebalan tubuh
  • Penelitian menunjukkan, anak yang sering mengonsumsi gula lebih mudah terkena diabetes dan obesitas kelak.

TIM PRO
Umumnya bayi mulai mengenal rasa di usia 7 sampai 8 bulan. Jika anak bisa mengonsumsi makanan tanpa garam tentu bagus, tapi bila bayi cenderung susah makan, sebetulnya penggunaan garam boleh saja, dengan jumlah secukupnya karena hanya sebagai pemberi rasa saja.

Seperti dilansir oleh The Asian Parent, menurut panduan dari Scientific Advisory Committee on Nutrition (SACN), inilah batas maksimum kadar garam dalam tubuh si kecil sesuai usianya:

  • Usia 0-12 bulan, kurang dari 1 gram (0,4 gram sodium)
  • Usia 1-2 tahun, 2 gram (0,8 gram sodium)
  • Usia 4-6 tahun, 3 gram (1,2 gram sodium)
  • Usia 7-10 tahun, 5 gram (2 gram sodium)
  • Usia 11 tahun keatas, 6 gram (2,4 gram sodium)

Perlu diingat pula bahwa garam juga ada di produk makanan lain seperti keju dan mentega. Sementara, untuk pemakaian gula, baik gula pasir atau gula merah sebaiknya juga jangan terlalu banyak karena bisa menyebabkan hilangnya nafsu anak untuk mengkonsumsi makanan bergizi.

Kalau saya termasuk dalam tim pro, saya menggunakan gulgar dalam MPASI Eegan melalui pemakaian keju dan kecap manis organik. Dan menurut saya, memang boleh asal tidak melebihi kadar yang telah ditentukan, dan kalau kita biasanya kan hanya sebagai perasa, cuma di sprinkle sedikit jadi tentu tidak masalah. Kemudian tambahan dari dokter Eegan adalah, setiap bayi sejak dalam kandungan pun telah mengkonsumsi gulgar dari air ketuban – jadi tidak ada alasan mereka tidak diberikan perasa saat MPASI, hanya yang perlu diperhatikan adalah kadar pemberiannya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s