Tips Penting Merawat Bayi

2920F04D-A3A7-4852-A85A-153429A93C80

Pas hamil, apalagi di TM 3, yang kita pikirkan biasanya adalah pengen cepet-cepet lahiran trus ketemu baby. Tapi ga sedikit juga yang abis lahiran malah rasanya pengen masukin lagi babynya kedalam perut. Yes, saya salah satunya. Kenapa? Karena jujur bagi saya, urus newborn itu susah dan tricky. Mereka terlalu rentan dan semua serba belum sempurna jadi sangat membutuhkan extensive care.

Apalagi bagi new mom, kadang kita bisa bingung dengan arti tangisan mereka dan saat sesuatu terjadi semua serba bingung harus berbuat apa. Beberapa tips dibawah ini saya rangkum dari kasus-kasus yang seringkali para new mom hadapu dengan newborn mereka.

Bayi tidak sendawa
Di awal usia baby, terutama 0-3 bulan, saluran dan sistem pencernaan bayi belumlah sempurna. That’s why suster biasanya selalu mengingatkan kita untuk menyendawakan bayi setiap habis minum susu. Dan biasanya tidak dianjurkan untuk menyusui bayi sambil berbaring karena susu dapat memasuki saluran pernafasan dan langsung menuju paru-paru. Jadi sangat penting untuk menyendawakan bayi. Trus kalau udah disendawakan tapi si bayi ga sendawa gimana? Saran dari suster ditempat saya melahirkan adalah menidurkan bayi pada posisi miring kiri, sehingga jika sang bayi gumoh, susu tidak akan tertelan kembali dan masuk ke paru-paru.

  • Bayi muntah
    Selain gumoh, ini yang paling sering membuat setiap new moms panik ya. Melihat bayi kita memuntahkan susu ya dalam jumlah banyak pastinya menyeramkan ya. Tapi jangan panik moms, karena memang kebanyakan bayi mengalami muntah. Jadi, coba observasi dulu sembari terus diberikan cairan (asi/sufir), jika hal ini berulang lebih dari 3 kali sehari maka segera konsultasikan ke dokter.
  • Wajah berbintik putih
    Saat Eegan lahir, saya sempet agak khawatir dengan wajah Eegan yang penuh dengan bintik putih kecil-kecil menyerupai jerawat. Sehungga saya pun bertanya ke dokter kami, dan dari dokter tsb mengatakan bahwanini adalah lemak yang akan hilang drngan sendirinya. Dan memang hilang ya moms di usia Eegan sekitar 2-3 bulan. So, no worry!
  • Tali pusar puput dan berdarah. Ini juga sering banget terjadi, biasanya dikarenakan tali pusat yang nyangkut di popok. Eegan juga sama, tali pusatnya pulut di usianya yang seminggu tapi berdarah! Dan ini terjadi sekitar seminggu. Awalnya saya panik setiap kali buka popok ada darah, tapi kemudian disarankan untuk membalurkan betadine. Selama seminggu saya baluri dengan betadine dan akhirnya kering dan tak berdarah lagi.
  • Nafas grok-grok. Another famous case! Karena hampir semua bayi grok-grok nafasnya. Ini biasanya dikarenakan saluran nafas bayi masih kecil sehingga terutama di suhu dingin bayi akan lebih sulit untuk bernafas lancar. Untuk itu disarankan suhu AC untuk newborn adalah 27-28 C, kemudian bisa juga menggunakan nasal drop berbahan air garam laut seperti Breathy.
  • Bayi kuning. Bayi yang baru lahir rentan terkena kuning, terlebih saat 3 hari pertama ASI ibu belum keluar, maka bayi cenderung kekurangan cairan. Untuk mengatasinya, bisa diberikan cairan berupa ASI atau sufor dan dijemur matahari setiap pagi.
  • Bayi selalu kagetan setiap tidur. Nah ini yang Eegan alami bahkan sampai dengan usianya 4 bulan. Jadi Eegan saya bedong setiap tidur sampai dengan usia 4 bulan. Setelah 4 bulan pelan-pelan saya biasakan Eegan lepas bedong setiap tidur dengan pertama-tama melonggarkan bedongannya kemudian sampai akhirnya melepas total. Reaksi kaget memang wajar dan normal dan hampir dialami oleh semua bayi, dan akan menghilang seiring bertambah usianya bayi.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s