Bentuk Payudara Akan Berubah Ketika Hamil Dan Menyusui?

thumb_1457Satu hal yang membuat para wanita khawatir saat menjalani proses kehamilan dan menyusui tentunya adalah soal perubahan ukuran dan bentuk payudara. Disini saya ingin men-sharingkan topik ini sesuai pengalaman pribadi saya ya Moms, karena saya merasa hal ini juga yang menjadi pertanyaan besar saya saat masuk ke masa kehamilan, termasuk pertanyaan saya akan size apa yang harus saya beli jadinya?!

Masa Kehamilan
Mulai masuk ke trimester 2 akhir, biasanya berat badan kita akan mulai bertambah, seiring dengan bertambahnya berat badan dan juga adanya perubahan jaringan payudara yang mempersiapkan dirinya untuk memproduksi ASI, maka ukuran dan bentuk payudara kita juga akan berubah. Payudara akan membesar namun tetap mengencang. Hal ini menguntungkan bagi mereka yang memiliki payudara berukuran kecil / sedang, bagi yang memiliki ukuran payudara besar di awal maka saat hamil dan menyusui, bobot payudara akan semakin berat dan ukurannya pun semakin besar. Hal ini akan agak menyulitkan kita untuk mencari pakaian yang pas.

Saran saya, sebisa mungkin tetap gunakan bra berkawat untuk tetap menjaga bentuknya, tapi memang seringkali bagi ibu hamil termasuk saya yang memiliki kendala heartburn, akan lebih nyaman untuk menggunakan bra tak berkawat. Jika bra yang Moms pakai sebelum hamil sudah tak nyaman, maka disarankan untuk mengganti dengan yang baru ya. Karena bra yang tidak sesuai dapat menimbulkan sakit kepala bahkan punggung.

Masa Menyusui
Saya sarankan untuk membeli bra menyusui di usia kehamilan 36 minggu, dimana usia mendekati kelahiran. Karena sebelum itu, takutnya berat badan kita masih bisa bertambah dan ukuran payudara kita masih bisa bertambah. Nah biasanya di usia 36 minggu,ukuran payudara-nya sudah kurang lebih sama dengan ukuran saat payudara telah terisi ASI. Jadi, setelah melahirkan atau setelah payudara terisi ASI, ukuran payudara akan bertambah besar lagi dari pas masa hamil yah.

Untuk bra menyusui, ada yang menyarankan tak berkawat maupun berkawat. Alasan memilih bra tak berkawat adalah agar saat payudara sedang penuh, maka tidak akan menimbullkan sakit, atau adanya kekhawatiran akan bahan logam pada kawatnya. Dari pengalaman saya yang akhirnya menggunakan bahan tak berkawat, saya sarankan gunakanlah yang berkawat. Saya mengganti bra saya dari yang tak berkawat menjadi berkawat karena beberapa hal :

  1. Bra tak berkawat akan merubah bentuk payudara. Payudara yang membesar tentu akan semakin berat bobotnya sehingga lambat laun akan mengikuti gravitasi alias turun kebawah. Bagi yang memiliki ukuran payudara besar, akan lebih baik jika menggunakan bra berkawat (karena semakin besar ukuran payudara Moms, akan semakin berat dan turun jadinya)
  2. Bra berkawat dapat meminimalisasi tingkat keturunannya, selain itu ini juga bagus sebagai alarm saat PD kita penuh sehingga kita tidak lupa untuk pumping atau menyusui. Untuk bahan logamnya, menurut saya masih aman ya Moms karena kan kawat tersebut terbalut dengan kain dan busa.

Masa Pasca Menyusui
Yang seringkali menjadi pertanyaan di masa menyusui adalah, apakah ukuran payudara akan mengecil kembali? Apakah bentuknya akan berubah?

Jawabannya iya. Setelah frekuensi menyusui saya berkurang drastis, ukuran payudara kembali mengecil dan bentuknya pun berubah dalam arti tidak sekencang dulu. Beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk tetap memiliki bentuk payudara yang baik adalah dengan melakukan olahraga rutin khususnya untuk bagian dada, melakukan perawatan di tempat kecantikan dan menggunakan bra yang tepat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s