BERTERIAK DAPAT MERUSAK OTAK ANAK

IMG_0121

“Scan otak telah memperlihatkan anak-anak yang hidup dalam keluarga yang sering bermasalah sampai dengan usia 11 tahun dapat menderita kerusakan otak dan beresiko mengalami penyakit psikis.” (Dailymail)

“Anak-anak mendengarkan suara kita bahkan ketika mereka tertidur.” (Npr.org)

Penelitian telah membuktikan bahwa bahkan pada bayi yang baru saja lahir sudah dapat mendeteksi suara teriakan, dan saat di scan maka frekuensi otak bayi menjadi stres dan tegang. Hal ini jika terus menerus dilanjutkan dapat merusak sistem kerja otak bayi atau anak.

Sehingga seringkali kelainan otak atau psikis seorang anak dipengaruhi oleh lingkungan keluarganya. Untuk mencegah hal ini, baiknya setiap orang tua harus menciptakan sebuah keluarga yang harmonis. Karena respon pertama anak saat orang tua mereka berselisih adalah ketakutan.

Namun tentu, setiap keluarga tidak akan lepas dari permasalahan, taoi ada baiknya jika setiap permasalahan yang dihadapi oleh orang tua diselesaikan secara baik-baik tanpa melibatkan anak-anak. Biarkan mereka menjalani hari mereka dengan tenang dan bebas dari ketakutan. Hal ini merupakan salah satu cara untuk memberikan mereka sebuah masa depan yang baik.

Ketika anak-anak memiliki masa depan yang baik tentu kita para orang tua yang akan diuntungkan, bukan?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s