JENIS-JENIS VAKSIN ANAK

IMG_0160Sejak kelahiran si kecil, maka jadwal vaksin pun biasanya telah mulai dijalankan hingga usia anak 5 tahun. Pada bulan-bulan awal kelahiran bayi, biasanya vaksin dilakukan sebulan sekali yang kemudian akan semakin berkurang frekuensinya seiring pertumbuhan usia bayi itu sendiri.

Jadwal masing-masing vaksin dibawah ini bisa berbeda tergantung dari jadwal masing-masing dsa dan rumah sakit ya moms. Jenis vaksin sendiri beragam, pada umumnya vaksin bayi dan anak terdiri dari :

  • Hepatitis B
    Untuk mencegah penyakit infeksi hati yang disebabkan oleh virus melalui cairan tubuh dan darah. Biasanya diberikan saat bayi lahir dan di usia 1 bulan dan di kisaran 3-6 bulan.
  • Polio
    Vaksin polio biasanya diberikan dalam bentuk tetes / bisa juga suntikan untuk mencegah penyakit polio sendiri atau kelumpuhan, sesak nafas dan terkadang menyebabkan kematian. Vaksin polio biasa diberikan saat bayi lahir, 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan, 1.5 tahun dan usia 5 tahun.
  • BCG
    Vaksin BCG juga termasuk vaksin wajib yang diberikan untuk mencegah penyakit tuberkulosis / TBC. Vaksin ini hanya diberikan satu kali pada usia 0-2 bulan.
  • DTP
    Merupakan jenis vaksin gabungan untuk mencegah 3 penyakit berbahaya yaitu difteri, tetanus dan pertusis (batuk rejan). Vaksin DTP biasa diberikan 5 kali yaitu 3 kali sebelum usia anak 1 tahun, 1.5 tahun dan 5 tahun.
  • Campak
    Vaksin Campak sendiri sekarang lebih banyak dijadikan vaksin kombinasi baik itu MR (Campak, Rubella) atay MMR (Campak, Rubella dan Gondongan). Vaksin ini diberikan sebanyak 3 kali yaitu di usia 9 bulan, 15-18 bulan dan 6 tahun.
  • HIB
    Diberikan untuk mencegah infeksi mematikan yang disebabkan oleh haemophilus influenza tipe B. Penyakit yang disebabkan bakteri ini contohnya adalah meningitis (radang selaput otak), pneumonia (radang paru), septic arthritis (radang sendi) dan pericarditis (radang kantong jantung). Diberikan sebanyak 4 kali yaitu pada usia 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan dan 18 bulan.
  • PCV
    Atau pneumokokus, diberikan untuk mencegah pneumonia, meningitis dan septikemia yang disebabkan oleh virus streptococcus pneumoniae. Diberikan pada usia 2, 4 dan 6 bulan dan diberikan kembali di usia 12-15 bulan.
  • Rotavirus
    Biasa diberikan dalam bentuk obat tetes untuk mencegah diare. Diberikan pada usia 10 minggu, dan maksimal 6 bulan.
  • Varisela
    Atau vaksin cacar untuk mencegah penyakit cacar air oleh virus varicella zoster. Diberikan pada anak usia 12 bulan keatas.
  • HPV
    Biasa diberikan kepada wanita remaja perempuan untuk mencegah kanker serviks atau kanker leher rahim yang disebabkan oleh virus human papillomavirus. Diberikan sejak anak usia 10-26 tahun.
  • Hepatitis A
    Untuk mencegah penyakit hepatitis A. Diberikan 2 kali sejak usia 2 tahun.
  • Tifus
    Untuk mencegah penyakit tifus yang disebabkan oleh bakteri salmonella typhi dan diberikan saat anak usia 2 tahun dengan frekuensi pengulangan tiap 3 tahun sekali.
  • Influenza
    Diberikan untuk mencegah virus-virus influenza. Bisa diberikan untuk anak usia diatas 6 bulan dengan pengulangan setiap tahun.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s