MISTERI DIBALIK TALI PUSAT BAYI

IMG_6170Jujur saat hamil, seringkali handphone saya berdering SMS yang ketika saya baca berisi ajakan untuk menyimpan tali pusat bayi. Saat itu, respon pertama saya cuek karena memang saya sendiri belum paham akan dunia penyimpanan tali pusat. Selama ini hanya tahu bahwa tali pusat itu cukup disimpan sendiri saja jadi kenang-kenangan, dan itulah yang akhirnya saya lakukan dengan eegan. Tapi ternyata, tali pusat bayi menyimpan sebuah misteri ilmiah yang sanggup menyelamatkan hidup!

Kamis, 26 April 2018 bertempat di Doubletree Hotel, Saya menghadiri event Expert Talk yang diselenggarakan oleh Cordlife Indonesia (Bank Darah Tali Pusat Indonesia). Dihadiri oleh para pakar yaitu Dr. Edi Setiawan Tehuteru sPA(K), MH.A (Peditrician at Dharmais Cancer Hospital), Dr. Ardiansjah Dara, SpOG (Obgyn at Siloam Hospital), Indra Bachtiar, Phd (Stem Cell Scientist at Regenic), Dr. Grace (Regenic), dan Dr. Meriana Virtin (Medical Advisor PT Cordlife Persada). Pada event ini, akhirnya mata saya terbuka akan fakta betapa berharganya darah tali pusat dan tali pusat bayi.

Darah Tali Pusat dan Tali Pusat Bayi Mengandung Stem Cell
Baik darah tali pusat maupun tali pusat bayi yang baru lahir mengandung yang namanya stem cell. Apa itu stem cell? Dijelaskan oleh Bpk. Indra Bachtiar, stem cell adalah sel yang membentuk organ janin baik itu kulit, jantung, dan lainnya hingga pada akhirnya terlahir sebagai manusia.

Manfaat & Cara Kerja Stem Cell
Lalu apa manfaat stem cell ini? Stem cell ini sanggup memulihkan berbagai penyakit yang tak dapat diobati seperti kanker, diabetes, Trauma Syaraf (kelumpuhan), bahkan sebagai zat anti aging. Ketika seseorang disuntikkan / dimasukkan stem cell dalam tubuhnya (misal melalui infus), maka stem cell tersebut akan bekerja sendiri mencari sumber peradangan dalam tubuh kemudian akan memperbaikinya / menambal kerusakannya sehingga memulihkan penyakit si pasien. Tentu dosis dan frekuensi terapi stem cell ini nantinya harus disesuaikan dengan kondisi si pasien.

Di Indonesia sendiri, terapi stem cell ini telah membuahkan beberapa kasus sukses yaitu pada kasus pemulihan kelumpuhan (syaraf), diabetes, arthritis lutut, dll. Untuk kategori kanker telah terbukti memulihkan kanker leukimia dan thalasemia (kita berharap dapat terus dikembangkan untuk kanker lainnya).

Sumber Stem Cell
Sumber stem cell dalam tubuh sendiri pada umumnya berasal dari lemak, tulang belakang dan tali pusat. Namun yang paling baik ditemukan dalam tali pusat bayi, karena stem cell pada tali pusat masih fresh dan baik. Inilah yang membuat tali pusat bayi begitu berharga. Jika disimpan dengan baik, maka dapat menjadi salah satu opsi pemulihan anggota keluarga.

Biaya Penyimpanan Darah & Tali Pusat Bayi di Cordlife
Biaya penyimpan tali pusat sendiri di Cordlife senilai Rp. 1.650.000.- / tahun atau setara dengan harga 3 cangkir kopi, biaya kuota internet atau 2x rutin nonton bioskop selama 1 bulan.

Ada 2 jenis bank penyimpanan yaitu publik dan privat. Cordlife Indonesia merupakan bank penyimpanan privat, artinya tali pusat yang disimpan disini bersifat tertutup untuk keluarga saja (hanya dapat digunakan atas ijin orang tua anak), sedangkan yang bersifat publik biasanya menyediakan donor dan transplantasi untuk umum.

Kenapa Harus Menyimpan Darah & Tali Pusat Bayi
Pada saat ada anggota keluarga kita yang sakit kronis, maka stem cell dapat menjadi opsi pemulihannya moms. Ada 2 jenis donor stem cell yang umum yaitu stem cell yang berasal dari tulang belakang (bone narrow) dan tali pusat (cord blood).

Transplantasi stem cell dari bone narrow memiliki beberapa kekurangan, yaitu :

  • Susah untuk mencari donor yang cocok / match dengan sel si pasien. Bahkan anggota 1 keluarga pun belum tentu dapat cocok
  • Pengecekan anggota keluarga yang ingin donor memakan biaya cukup mahal yaitu 5-7 juta per kepala dengan kemungkinan tidak cocok 50:50.
  • Transplantasi stem cell dari bone narrow sendiri cukup mahal yaitu sekitar 800 juta
  • Si pendonor akan merasakan sakit saat proses donor dilakukan. Jika kita bayangkan saudara si pasien adalah anak kita yang berusia 5 tahun, tentu akan sangat menyedihkan ya memaksa anak sekecil itu untuk melewati serangkaian proses donor yang rumit dan sakit. (Pendonor harus terlebih dahulu di isolasi untuk steril).

Untuk menutupi semua kekurangan transpantasi stem cell dari bone narrow, kini ada cara yang jauh lebih efektif dan aman yaitu dengan penyimpanan stem cell tali pusat sejak anak kita lahir. Dengan penyimpanan tali pusat ini, maka ada beberapa keuntungan yang kita bisa dapatkan :

  • Bayi yang diambil darah tali pusat dan tali pusatnya tidak merasakan sakit sama sekali.
  • Semua disimpan di Cordlife Indonesia dalam tangki nitrogen bersuhu dingin sehingga stem cell akan tetap hidup hingga puluhan tahun. Penyimpanan yang dilakukan dirumah seperti yang kita lakukan tidak dapat mempertahankan nyawa si stem cell sehingga stem cell akan mati.
  • Saat suatu hari dibutuhkan, stem cell tersebut dapat digunakan tanpa harus ada anggota keluarga yang berkorban mendonorkan dari tulang belakang mereka.
  • Jika tidak ada history penyakit, stem cell tetap dapat digunakan sebagai zat anti aging.
  • Cordlife juga memberikan perlindungan tambahan bagi setiap client yang mempercayakan menyimpan darah tali pusat mereka di Cordlife, salah satunya adalah perlidungan transplantasi darah tali pusat (transplant care) sampai dengan SGD 50.000

Informasi lengkapnya bisa moms download di link ini ya :

Cordlife Information Pack

This slideshow requires JavaScript.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s