BOLEHKAH BAYI MENGONSUMSI KEJU?

IMG_0355Keju merupakan salah satu bahan makanan yang saya gunakan bahkan sejak usia eegan 6 bulan. Keju sendiri kaya akan kalori dan fosfor yang mampu memaksimalkan pembentukan tulang serta gigi balita. Selain itu, kalori pada keju juga dapat membantu meningkatkan berat badan anak.

Memang boleh ya? Setelah dikonsultasikan ke dsa eegan saat itu, penggunaan keju di awal MPASI, boleh, asal tidak berlebihan. Yang biasa ditakutkan oleh orang tua dengan tidak memberikan keju adalah karena keju mengandung dairy atau produk susu sapi, dan beberapa anak memiliki riwayat alergi dengan susu sapi. Jika anak tidak memiliki alergi terhadap susu sapi, maka keju boleh diberikan.

Protein yang terkandung dalam keju dapat membantu perkembangan otot dan sel tubuh balita. Selain itu, asam lemak linoleat pada keju juga dapat membantu perkembangan sel saraf dan otak balita. Sebuah penelitian membuktikan bahwa balita yang mengonsumsi keju secara teratur memiliki kepadatan tulang yang lebih baik dan memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk terhindar dari resiko asma. (Sumber : http://www.sangbuahhati.com)

Pemberian keju sendiri tentu seperti halnya makanan lain, tidak boleh berlebihan. Cukup ditambahkan pada menu MPASI bayi every other day atau beberapa hari sekali selama seminggu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s