YANG TIDAK BOLEH DALAM ATURAN MEMBERI OBAT

9DBC2680-1007-473A-99B5-E87B7EE01552Pemberian obat pada umumnya tentu tidak boleh sembarangan ya moms, apalagi jika itu untuk diberikan kepada anak. Karena sistem kekebalan tubuh anak sendiri masih belum sempurna. Obat merupakan buatan kimia, dan paparan yang terlalu sering sesungguhnya memiliki efek samping pada tubuh. Namun, pada kondisi-kondisi tertentu, memang obat harus diberikan agar bekerja lebih cepat dan menyelamatkan nyawa.

Namun kita sebagai ibu harus peka akan kondisi kapan harus menggunakan obat, kapan harus natural dulu. Contoh batuk pilek biasa atau badan hangat bisa dicoba natural dulu dengan kompres atau skin to skin. Jika panas tidak turun atau semakin tinggi maka dapat diberikan patacetamol atau konsultasikan ke dokter. Beberapa aturan dalam pemberian obat sendiri seperti :

  • Perhatikan aturan pemberian pada label obat. Apakahvsetelah atau sebelum makan.
  • Antibiotik harus dihabiskan. Karena jika tidak dihabiskan maka sistem imun kita akan menjadi resistan akan antibiotik tersebut yang akhirnya jika suatu hari terkena sakit yang sama, dosis antibiotik yang harus dihabiskan semakin tinggi.
  • Obat harus ditakar dengan benar. Gunakan gelas atau pipet takar, penggunaan sendok makan atau teh tidak benar karena ukuran masing-masing sendok itu berbeda tergantung merk nya.
  • Dosis obat itu berdasarkan berat badan dan bukan usia. Jika dikemasan tertulis berdasarkan usia maka biasanya di tentukan dari perkiraan berat. Untuk obat-obat diatas usia anak, misal anak 4 bulan harus minum obat bapil untuk anak usia 2 th maka harus dikonsultasikan ke dokter dan tidak bisa disamakan dengan takaran anak lain.
  • Jangan menggunakan obat resep orang lain karena pasti akan berbeda tergantung kasus.
  • Perhatikan tanggal kadaluarsa obat
  • Jangan diminum bersama campuran yang salah. Contoh antibiotik golongan tetrasiklin tidak boleh diberikan dengan susu. Jus buah tidak boleh dibarengi dengan obat jantung ataubpembuluh darah karena mengurangi penyerapannya, dll. Konsultasikan dengan dokter masing-masing.
  • Mencampur obat dengan jamu. Tidak semua jamu dapat dikonsumsi berbarengan dengan obat. Konsultasikan terkebih dahulu.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s