ANAK SUKA MENGGIGIT, KENAPA?

24AAE98F-9570-43CE-AF1C-27D7845CA47BSetelah masa mengemut semua hal di usia bayi, kini Eegan memulai fase atau masa menggigit. Mulai dari bantal, guling, segala yang bertekstur kain hingga seditan pun digigitnya. Dan tak hanya itu, hal ini berlanjut ke menggigit orang lain termasuk mama dan papanya.

Fase menggigit Eegan sebenarnya sudah dimulai sejak masa ia tumbuh gigi namun mulai dikategorikan sakit hingga menyebabkan berdarah di gigitannya saat ia beranjak ke 1.5 tahun. Beberapa faktor yang membuat Eegan menggigit sendiri setelah saya pelajari dan perhatikan adalah saat ia merasa :

  • Takut

Setiap kali ia diperhadapkan dengan sesuatu yang membuatnya takut maka biasanya Eegan akan memeluk erat dan terkadang menggigit bagian bahu si carriernya.

  • Gemas / Excited

Demikian juga saat bercanda dan tertawa terbahak bersama, tanpa aba-aba Eegan dapat menggigit bagian tubuh atau objek di dekatnya.

  • Marah

Perasaan marah sometimes membuatnya menggigit bantal atau gulingnya.

  • Tumbuh gigi

Hal ini sudah dimulai sejak awal tumbuh gigi yaitu di usia 9 bulan, mulai dari menggigit jari, teether hingga bajunya sendiri. Namun karena pada jaman bayi gigi yang tumbuh belum sempurna maka biasanya tidak terlalu menyakiti orang lain atau objek yang digigitnya. Seringkali Eegan juga suka mengkeratakkan giginya saat ia tumbuh gigi.

  • Ingin tahu

Eegan yang belum mengerti seringkali justru tertawa saat orang yang digigitnya kesakitan. Hal ini ternyata membuat ia merasa lucu dan semakin ingin melihat reaksi orang lain saat ia melakukan hal itu.

Reaksi yang saya berikan tentu kesakitan. Gigitan Eegan kini bahkan sudah bisa membuat saya berdarah dan memar. Hal yang saya lakukan adalah pertama memarahi Eegan dengan menjelaskan bahwa ini salah. Sambil menyentuk mulutnya saya berikan tanda “no no”, dan somehow dia mengerti. Terbukti dari Eegan yang tidak lagi berani menggigit bahu saat digendong walaupun sekilas dia ingin gigit namun dibatalkannya. Dari bahu kini ia suka menggigit baju / celana saya yang ended up di kulit, tapi dengan caravyang sama akhirnya ia pun tak lagi berani melakukannya. 

Walaupun menyakitkan, namun memang menggigit ini merupakan sebuah fase belajar anak ya moms. Untuk itu, tidak perlu khawatir namun tetap harus dijelaskan bahwa hal tersebut salah sehingga anak nantinya tidak malah menggigit orang lain atau temannya sendiri. Berikan contoh lain bagaimana ia bisa mengekspresikan emosinya selain dengan menggigit juga dapat membantunya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s