PLUS MINUS HAMIL DALAM JARAK DEKAT

D07D5F2A-E6B8-4D68-A534-B91A51D2441BSaat melahirkan anak pertama, biasanya banyak ibu yang akhirnya mengambil keputusan untuk pause dulu untuk hamil anak kedua. Namun seiring berjalannya waktu, sata anak pertama sudah berusia 1.5-2 tahun, biasanya banyak ibu yang mulai goyah dan akhirnya hamil. Ya, termasuk saya. Di usia eegan yang 19 bukan, saya yang berencana hamil jarak jauh akhirnya memutuskan untuk program hamil anak kedua. Apa sih plus minusnya ?

Plus

  • Masih mengingat segala gejala hamil anak pertama yang menbuat kita lebih mengantisipasi di kehamilan kedua.
  • Masih mengingat pantangan atau hal-hal positif dalam kehamilan
  • Masih mengingat cara merawat newborn sehingga tidak akan sebingung mengurus anak pertama.
  • Sudah lebih tahu saat menebak kehamilan anak kedua karena masih mengingat bedanya kondisi tubuh normal dan hamil.
  • Sekaligus capek. Sehingga tidak perlu dua kali diet dan capek.
  • Usia anak tidak terpaut jauh sehingga biasanya bisa menjadi teman bermain.
  • Seluruh peralatan dan perlengkapan anak pertama masih dalam kondisi baik dan dapat digunakan anak kedua. Contoh, pompa asi, baby box, dll.
  • Anak bisa belajar sharing sejak dini.
  • Usia yang belum terlalu tua sehingga tubuh dapat lebih fit. Semakin tua seorang wanita, maka biasanya semakin dirasa lelah saat hamil.

Minus

  • Lebih lelah karena harus sambil mengurus anak pertama.
  • Perhatian ke anak pertama menjadi terbagi dengan seluruh gejala kehamilan yang tidak nyaman. Dan tidak dianjurkan untuk menggendong anak terutama di trimester pertama
  • Lebih emosional. Alhasil anak pertama seringkali menjadi sasaran omelan akibat hormon tidak stabil dan emosi yang naik turun (lebih cepat marah).
  • Terbersit sedikit rasa sedih jika memikirkan anak pertama yang sudah harus berbagi orang tua dengan adiknya. Namun, as i watch another family vlog, perbedaan usia yang sedikit ini justru membuat anak mereka menjadi sahabat yang paling dekat.
  • Biaya yang dikeluarkan menjadi double di waktu yang bersamaan seperti pembelian susu, popok, dll. Harapan saya saat dede eegan lahir nanti, eegan sudah bisa menguasai kemampuan potty training dan makan sendiri.
  • lebih sering merasakan montraksi akibat aktivitas mengurus anak yang berat

Dibalik semua untung rugi hanil dalam jarak dekat tidak merubah rasa bahagia dan bersyukur kami ya moms dipercayakan seorang anak Tuhan lagi ditengah kekuarga kami. Karena anak merupakan sebuah titipan dan Anugrah yang harus dijaga dan dilindungi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s