AGAR ANAK MAU BERSOSIALISASI

A717727B-2266-4E3B-9A9B-6D72738EED48Eegan awalnya merupakan anak yang tidak suka dengan orang baru ya moms. Jadi bahkan dulu kalau ketemu oma nya yang jarang datang, eegan akan nangis dan tidak mau mendekat. Jadi sebisa mungkin eegan menolak orang-orang asing yang mencoba berinteraksi dengan dirinya. Hal ini membuat beberapa hal menjadi susah ya moms seperti saat harus mengajaknya keurumah orang, ke pesta, kegereja, dll. Hal ini berlangsung hingga eegan berusia setahunan. Tapi sejak usianya setahun, hal ini semakin membaik dan kini eegan sudah tidak menangis saat orang lain berinteraksi dan sudah berani maju didepan orang banyak.

Beberapa tips yang saya terapkan ke eegan :

  • Jangan salahkan anak

Hal yang paling tidak menyenangkan berhadapan dengan anak yang seperti ini adalah mendengarkan pendapat orang. Komentar yang paling sering saya dapat adalah “kurang diajak ketemu orang sih ya?” Well honestly ga juga lho, eegan selalu dibawa ketemu orang bahkan kegereja setiap minggu tapi people have to know, memang anak itu beda-beda ya. Some kids just need more time. Nah jangan sampai komentar ini membuat kita ga mendukung anak kita dan menyalahkannya ya moms. Kita tetap harus back up anak kita dan membelanya didepan orang banyak dan berkata “ga kok, emank dia harus pdkt dulu baru mau. Kalo uda mau beberapa waktu mau kok.” 

  • Paksakan perlahan-lahan

Kenapa paksakan? Karena kalau ga, anak ga akan belajar. Tapi perlahan. Jadi seperti eegan, saya mulai dengan sekolah minggu. And it took berbulan-bulan lho sampai akhirnya eegan biasa dan tidak menangis lagi saat dikerumunan. Tapi tetap saya lakukan setiap minggu sampai ia biasa dan sekarang sudah mau maju didepan anak-anak. Dan sudah mau digendong oleh beberapa orang gereja. Saya bahkan tetap paksakan eegan menyalami satu per satu orang digereja (seperti budaya di gereja kita) sambil menuntunnya. Dan ketika ia menangis saat di ajak salaman, saya tetap ulurkan tangan eegan menyalami sambil ia menolak. So no reason untuk menuruti keinginannya yang tak beralasan. (Of course karena ini dengan orang yang dikenal ya).

  • Selalu jelaskan

Saat eegan menangis, ini yang saya lakukan, yaitu menjelaskan situasi kondisinya dengan perlahan tapi tegas. I would say, “it’s okay eegan, no crying. They are friends. I don’t like if you’re like this. Be nice. If you’re not nice, you won’t have friends. Learn to be nice!” 

  • Perkembangan usia

Nah, i think perkembangan usia juga menolong ya moms. Jadi semakin anak besar, i think mereka mulai semakin mengerti bahwa walaupun mereka berinteraksi dengan orang lain yang dikenal papa mama, ya gapapa. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s