APA YANG DIRASAKAN JANIN SAAT KONTRAKSI ?

Saat kita ngomongin kontraksi, biasanya yang terbayangkan pasti adalah perjuangan sang ibu yang sedang mempertaruhkan nyawa mereka, betul ya moms? Dan memang ga salah sih, karena dalam sebuah proses persalinan, memang ibu mempertaruhkan nyawa mereka dalam melewati sakitnya kontraksi yang selalu memiliki resiko dalam mengalami komplikasi.

Tapi jangan salah, Moms! Ternyata bukan kita saja lho sebagai ibu yang sedang mempertaruhkan nyawa saat persalinan terjadi, namun sang janin juga! Lho, memangnya bayi di dalam perut juga merasakan sakit? Topik hari ini saya pelajari dari Discovery Channel di saat menanti persalinan Eegan. Jadi, apa sih yang janin rasakan di dalam kandungan saat proses persalinan terjadi?

  1. “Dipaksa” keluar

Kontraksi itu ibarat perut mengerut dan mengencang. Nah hal ini berimbas pada tubuh bahkan wajah dan kepala bayi ibarat di tabrak, di dorong secara terus menerus untuk keluar dari Rahim menuju ke “lubang” yang sempit dan sesak. Dan ini membuat janin sebenarnya tidak nyaman ya, moms. Jadi ternyata bukan hanya kita para ibu lho yang merasa kesakitan saat kontraksi terjadi, namun sang janin juga merasakan hal yang tidak enak.

  1. Stres pada janin

Ya! Janin dalam perut juga bisa merasakan stres! Ini terjadi dalam persalinan saya dan Eegan. Saat pembukaan ke-4, tiba-tiba detak jantung eegan turun drastic dari 160an ke 60an melalui rekaman CTG. Hal ini menandakan bahwa janin mengalami stres di dalam Rahim. Saat detak jantung eegan melemah, kemudian saya dipasangkan selang oksigen dan induksi pun dimulai untuk mempercepat proses persalinan.

Nah setelah mengetahui hal ini bisa terjadi, ada beberapa hal yang sebenarnya dapat kita lakukan dalam mempersiapkan mental janin dalam menghadapi persalinan ya Moms. Jadi bukan hanya focus bagaimana kita mempersiapkan mental kita aja lho, tapi juga mental janin. Kebayang yah, dikala janin sedang menikmati enaknya menghisap jempol dalam Rahim, tiba-tiba terjadi gempa bumi yang menakutkan bagi dirinya.

  • Lakukan afirmasi. Atau jelaskan pada janin bahwa we are in this together. Berikan dukungan dan bahkan semangat untuk berjuang bersama melewati persalinan. Beritahu janin bahwa mungkin akan terjadi beberapa dorongan yang membuat dirinya tidak nyaman tapi jangan takut dan jangan menyerah, karena tidak lama lagi artinya janin dapat bertemu langsung dengan ayah ibunya. Apakah janin dapat mengerti? Menurut saya bisa ya moms! Karena janin sudah bisa mendengar suara kita da nada btin ibu anak yang bekerja. Paling tidak, dia tahu bahwa ada sesuatu yang akan terjadi dan dengan ibu yang tenang, janin pasti tenang.
  • Mengetahui fakta bahwa janin ikut berjuang sebenarnya juga menguntungkan bagi kita para ibu, karena kita merasa tidak sendiri dan merasa lebih kuat dan tidak gampang menyerah saat mengingat buah hati tercinta juga sedang berjuang.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s