KONTRAKSI PASCA INDUKSI

4837CE81-8EB9-4DE7-B18A-FBCB88931170Yang paling menakutkan bagi banyak ibu hamil tentu adalah rasa sakit kontraksi ya, Moms. Dan memang rasanya menyakitkan, namun I’d say Tuhan somehow tidak membuat rasa sakit itu traumatis kok. Jujur, saya malah lebih trauma dengan gejala-gejala hamil yang “menyakitkan” daripada rasa kontraksi itu sendiri. Padahal kalau berbicara sakit, lebih sakit rasa kontraksi ya. Jadi, untuk moms yang menanti persalinan normal, jangan khawatir, Moms. Semua akan terlewati dengan baik.

Hari ini saya mau cerita seputar bedanya kontraksi alami dan kontraksi pasca induksi ya. Induksi sendiri biasa dilakukan untuk mempercepat proses persalinan. Dan ada beberapa kasus persalinan yang memang mengharuskan tindakan induksi dilakuakn agar baik ibu maupun janin selamat. Induksi biasa dilakukan dengan berbaga cara, misalnya minum cairan yang disiapkan ataupun dengan cara diinfus.

Pada kontraksi alami, biasanya rasa sakit berkembang dari skala sakit 01 hingga 10 dalam beberapa jam. Misalnya, Pembukaan 1-2 biasanya Moms belum merasakan rasa sakit. Mencapai pembukaan 4, rasa sakit mulai dengan skala misalnya 4 hingga akhirnya semakin sakit. Selain itu, selalu ada selang waktu beristirahat. Jadi rasa sakit kontraksi normal ini tidak non-stop terasa. Rasa sakit biasa bertahan 1-2 menit diikuti dengan selang waktu istirahat yang semakin lama akan semakin pendek. Selang yang semakin pendek ini biasa menandakan pembukaan yang semakin lebar. Selang istirahat ini dapat Moms gunakan untuk bersiap-siap ke Rumah Bersalin.

Contoh,

Pembukaan 4 – kontraksi 1 menit – selang istirahat 20 menit

Pembukaan 5 – kontraksi 1 menit – selang istirahat 15 menit

Pembukaan 8 – kontraksi 1 menit – selang istirahat 2 menit, dst

Beda dengan kontraksi induksi. Pada kontraksi yang diinduksi, rasa sakit biasanya langsung dimulai dengan skala tinggi dengan selang waktu yang lebih pendek. Hal ini memang karena tujuan induksi sendiri ada mempercepat proses kelahiran. Negatifnya tentu ibu akan merasa lebih kesakitan karena tidak adanya selang istirahat, positifnya adalah proses persalinan berjalan lebih cepat. Pada kontraksi normal, proses persalinan sendiri bisa berjalan paling lama sampai 1-2 hari, sedangkan pada kontraksi induksi biasanya dalam 24 jam.

Dalam mengatasi rasa sakit ini, Moms juga bisa memilih opsi menggunakan Epidural. Epidural merupakan pereda nyeri sementara yang sering digunakan dalam persalinan normal.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s