Mencatat Kontraksi Bersalin

contractionsOkay lets talk about contrations AGAIN. jadi sy uda share di story plus dikit di post cuma sy pengen ada 1 post khusus bahas kontraksi (based on experience aja ya) biar lengkap sharingannya. Right, jadi kontraksi ada 2 as we know, kontraksi palsu dan bersalin. Ini sometimes kalo kehamilan pertama biasanya bingung.

  • KONTRAKSI PALSU
    Rasa sakit ga reguler dalam arti bisa beberapa jam sekali, or beberapa hari sekali, beberapa kali dlm sehari. Intinya ga reguler, ga tambah sering, ga tambah sakit dan ga memiliki pattern. Kalo kontraksi di hamil muda biasa rasanya perut kencang dan pengen ngeden2 dikit, nah kontraksi-kontraksi di TM1 dan TM2 harap konsul dokter. Ini kita bahas kontraksi di hamil tua yah.
  • KONTRAKSI BERSALIN
    Makin reguler dalam arti secara interval waktu, rasa sakit juga akan makin deket. Dari 30 mnt sekali sakit selama 30 detik, lama2 makin deket ke 10 menit sekali sakit. Nah kuncinya ada 2 yang harus makin reguler yaitu interval waktu plus lamanya sakit.
    Bisa swipe pict yang rumus 5-1-1 yah. Kalo kehamilan kedua bisa pake rumus 10-1-1, kmrn sy pake yg 10-1-1 sampe RS pembukaan 4.
    contractions2contractions4contractions23
    Karena kalo kontraksi belum sering dan belum kuat, biasanya kita sampe RS, di cek CTG, terus disuru pulang lagi. Jadi better wait aja kalo emank semua oke, kecuali ada pecah ketuban or pendarahan, bisa langsung ke RS.

    Bedain kontraksi palsu n beneran juga bisa dari respon kita. Kalo saat kontraksi, kita masih bs ngobrol, bs alihkan dengan nonton, main hp, or apa, well it’s more likely braxton hicks atau early labor (masih agak jauh dari active labor). Kalo kontraksi bersalin itu cenderung akan memberhentikan kita dari aktivitas apapun krn sakitnya super, you might be mengerang or nangis, makin jauh pembukaan makin sakit dan makin kita ga akan bisa alihkan sakitnya. .

    Jadi kalo sakitnya belum reguler actually ga usa ditiming dulu, pusing nanti. Start timing your contrations once it gets regular in interval and power. Jadi 2 yang harus di timing, interval nya dan lama sakitnya. Kalo lama sakit baru 30″ biasa kontraksi palsu or early labor. Kalo uda 40-60″, biasanya itu uda active labor.

 

Tahap persalinan itu ada 3 :

  1. Latent (early labor)
    Ini biasa dimulai dari pembukaan 1-3. Dan ini bisa beberapa hari or even minggu. Kontraksi biasa masih minim or ga reguler. Sometimes malah ga ada rasa uda pembukaan 2. Kalo ke RS disini biasa disuru pulang.
  2. Active labor
    Pembukaan 4-6 , nah disini biasa kontraksi uda makin intens, kemaren sy intervalnya uda 10 menit sekali selama 1 menit tiap kontraksi, reguler selama sejam. Ini biasa uda dipindah ke ruang bersalin kalo kita ke RS, artinya uda siap untuk jalanin proses bersalin. Jadi ga perlu panik kalo kontraksi baru 15 10 mnt skali, you probably just hit the active labor, you can go to hospital now. Apalagi anak kedua ya. lebih cepet. Epidural bisa dipasang disini.
  3. Transition. Ini pembukaan 7-10, kontraksi pasti uda makin ga tertahankan. Once it hit 10 cm dilated, you can start pushing.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s