Kok Anak Saya Tidak Mau Bermain Dengan Yang Lain?

IMG_0097Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya dalat bersosialisi dengan lingkungannya. Dan ketika anak memperlihatkan tanda bahwa dia hanya ingin main sendiri atau tidak mau sharing, maka seringkali kita mulai khawatir.

Tapi tahukah Moms? Bahwa hal tersebut merupakan hal yang wajar dan bahkan adalah fase yang memang dilewati oleh anak.

Berikut ini adalah tahapan bermain anak menurut Mildred Parten:

  1. Unoccupied Play.
    Tahap ini di alami oleh anak usia 1-2 tahun dimana anak biasanya mulai bermain sendiri seperti mendorong-dorong atau menarik-narik. Disini biasanya anak masih bermain sendiri.
  2. Solitary Play. 
    Ini tahap anak usia 2-3 tahun dimana anak masih suka bermain sendiri dengan mainannya. Sehingga wajar jika anak belum mau sharing mainannya atau bermain bersama yang lain.
  3. Onlooker Play.
    Tahap berikutnya ini adalah dimana anak mulai mengobservasi sekitarnya dan teman bermainnya.
  4. Parallel Play. 
    Anak bermain sendiri sambil terkadang mulai bermain bersama.
  5. Associative Play. 
    Menginjak 4 tahun, anak sudah bisa bermain bersama, tapi biasanya masih belum tersistem dengan baik dalam permainannya. Masih bermain sesuai dengan sistem dan pola sendiri.
  6. Cooperative Play. 
    Pada usia 5 tahun, anak sudah mulai bisa bermain menggunakan aturan main dan sistem bersama. Contoh nya harus bergantian main atau memerankan peran masing-masing saat bermain.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s